PENGHAFALAN DAN PENULISAN AL-QUR`AN

Pada permulaan Islam, kebanyakan orang bangsa Arab Islam adalah bangsa yang buta huruf, sangat sedikit di antara mereka yang tahu menulis dan membaca. Mereka belum mengenal kertas seperti kertas yang ada sekarang. Perkataan “al waraq” (daun) yang digunakan dalam mengatakan kertas pada masa itu hanyalah pada daun kayu saja. Kata “al qirthas” digunakan oleh mereka [...]

Pengumpulan Al Qur'an

Sesudah Nabi Muhammad wafat, umat Islam mengangkat Abu Bakar r.a menjadi khalifah. Pada awal masa pemerintahan beliau, beberapa perkara yang membawa kepada peperangan telah berlaku.
Di antara peperangan-peperangan yang hebat dan terkenal itu adalah peperangan Yamamah, di mana kebanyakkan tentara Islam yang ikut dalam peperangan ini adalah terdiri dari para sahabat penghafal Al-Quran. Dalam peperangan tersebut, [...]

Pengumpulan Al Qur’an

Sesudah Nabi Muhammad wafat, umat Islam mengangkat Abu Bakar r.a menjadi khalifah. Pada awal masa pemerintahan beliau, beberapa perkara yang membawa kepada peperangan telah berlaku.
Di antara peperangan-peperangan yang hebat dan terkenal itu adalah peperangan Yamamah, di mana kebanyakkan tentara Islam yang ikut dalam peperangan ini adalah terdiri dari para sahabat penghafal Al-Quran. Dalam peperangan tersebut, [...]

Pembukuan Al Qur'an

Di masa khalifah Utsman bin Affan ra, pemerintahan Islam telah sampai hingga ke Armenia dan Azerbaijan di sebelah timur dan Tripoli di sebelah barat. Maka dengan itu, kaum Muslimin telah tersebar ke seluruh wilayah Islam seperti ke Mesir, Syria, Irak, Persia dan Afrika. Kemana mereka pergi dan di mana mereka tinggal, Al-Quran tetap menjadi imam [...]

Pembukuan Al Qur’an

Di masa khalifah Utsman bin Affan ra, pemerintahan Islam telah sampai hingga ke Armenia dan Azerbaijan di sebelah timur dan Tripoli di sebelah barat. Maka dengan itu, kaum Muslimin telah tersebar ke seluruh wilayah Islam seperti ke Mesir, Syria, Irak, Persia dan Afrika. Kemana mereka pergi dan di mana mereka tinggal, Al-Quran tetap menjadi imam [...]

Tiga Muslihat Menyerang Mushaf Utsmani

Upaya ‘merongrong’ Al-Qur`an terus terjadi. Jika dahulu banyak dilakukan kalangan orientalis yang benci Islam, kini, justru dilakukan para ’santri’ pondok pesantren setelah mengaji di kalangan orentalis?
Serangan terhadap Mushaf Utsmani dilakukan dengan tiga cara:
1. Melalui periwayatan. [1]
2. Melalui penemuan manuskrip lama. [2]
3. Melalui tafsiran serta kekuatan intelektual.[2]
Silahkan klik [1] dan [2] untuk membaca artikelnya.

Tiga Muslihat Menyerang Mushaf Utsmani (1)

Upaya ‘merongrong’ Al-Qur`an terus terjadi. Jika dahulu banyak dilakukan kalangan orientalis yang benci Islam, kini, justru dilakukan para ’santri’ pondok pesantren setelah mengaji di kalangan orentalis?
Usaha Utsman bin Affan r.a. mengumpul-susun al-Qur’an akan senantiasa dijunjung tinggi, karena hal itu merupakan sumbangannya yang paling besar. Memang di kalangan orang-orang yang menyeleweng ada yang mencelanya, namun justru [...]

Tiga Muslihat Menyerang Mushaf Utsmani (2)

Serangan terhadap Mushaf Utsmani dilakukan dengan tiga cara: melalui periwayatan; melalui penemuan manuskrip lama; dan melalui tafsiran serta kekuatan intelektual.
Manuskrip Lama
Bila gagal dengan cara pertama, para orientalis dan pengikutnya dari kalangan Islam akan menggunakan cara kedua, yaitu melalui penemuan manuskrip (shuhuf) lama. Di situ, mereka mengabaikan tiga rukun dan syarat diterimanya sebuah qiraah, yakni kesesuaian [...]

Bahasa Asli Bukan Berarti Naskah Asli

Berikut ini adalah kutipan langsung dari alkitab.or.id, situs resmi dari Lembaga Alkitab Indonesia. Ada beberapa hal menarik yang perlu kita cermati dari artikel berikut.

Alkitab-alkitab dalam bahasa modern yang tersedia sekarang ini (Indonesia, Inggris, Belanda, Jerman, dan lain-lain sebagainya) adalah karya terjemahan. Para penerjemah atau organisasi yang menerbitkan karya terjemahan itu menyatakan bahwa naskah sumber bagi [...]

Para Pecinta Rasul

Diriwayatkan didalam Shahih Bukhari, ketika Sayyidina Zaid bin Haritsah ra (salah seorang budak) ditawarkan kepadanya kebebasan untuk kembali kepada ayahnya atau tetap bersama Rasul. “Kupilihkan padamu,” kata Rasul, “bebas jadi orang merdeka kembali pada ayahmu atau tetap bersamaku?” Maka berkata Sayyidina Zaid bin Haritsah ra: “Wahai Rasulullah, aku tidak memilih orang lain selainmu. Jangan berkata [...]